JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 2017 (1438 H) SELURUH KOTA DI INDONESIA VERSI EXCEL

Posted by Komunitas Guru PKn on Saturday, May 6, 2017

Istilah Imsak atau Imsakiyah berlaku baik saat menjalankan puasa wajib seperti puasa Ramadhan maupun saat menjalan puasa sunah seperti puasa senin dan kamis. Pengertian imsak sendiri diambil dari bahasa Arab yaitu amsaka yumsiku imsak yang berarti menahan. Jadi, dari pengertian menahan, berarti waktu imsak atau imsakiyah adalah waktu dimulainya untuk menahan segala hal yang membatalkan puasa. Tetapi, di saat imsak masih diperbolehkan untuk makan dan minum, selama belum memasuki waktu subuh. Dalam jadwal shalat biasanya tercantum waktu imsak, dalam pengertian ini imsak atau imsakiyah adalah saat seseorang harus memulai untuk berhenti makan sahur agar tidak terlewat hingga masuk subuh. Pengertian Imsak di sini mengandung arti peringatan atau kehatian-hatian.




Ketentuan waktu imsak atau imsakiyah sebagai ihtiyath (kehati-hatian) ini didasarkan hadis Rasul yang diriwayatkan dari Sayyidina Anas: Sayyidina Zaid bin Tsabit r.a. berkata, “Kami telah makan sahur bersama-sama Junjungan Nabi Saw., kemudian baginda bangun mengerjakan salat. Sayyidina Anas bertanya kepada Sayyidina Zaid, ‘Berapa lamanya antara azan (Subuh) dengan waktu makan sahur itu?’ Dia menjawab, ‘Sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk  membaca 50 ayat.’”

Puasa menurut bahasa berarti menahan,diri dari melakukan sesuatu perbuatan. Sedangkan menurut istilah puasa adalah menahan diri dari segala sesuatau yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat dan syarat-syarat tertentu. Puasa terdiri dari puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib ada tiga yaitu puasa ramadhan, puasa nazar dan puasa kifarat.

Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan pada bulan ramadhan selama satu bulan. Hukumnya fardu ‘ain bagi setiap muslim yang sudah mukallaf (baligh dan berakal). Sebagaimana firman Allah swt yang artinya:   Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.(Al-Baqoroh; 183-184)

Puasa berdasarkan kepada ayat diatas diwajib sejak ummat sebelum nabi Muhammad saw, hanya saja aturannya yang berbeda. Tujuan puasa adalah agar menjadi orang yang bertaqwa. Sedangkan hikam puasa antara lain merasakan penderitaan orang miskin yang serba kekurangan, sehingga timbul dalam dirinya perasaan ingin menyantuni serta dapat menahan hawa nafsu, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan yang tercela

Adapun syarat wajib puasa adalah 1) Islam, 2) Baligh, 3) Berakal, dan 4) Kuat berpuasa (orang sakit dan lanjut usia tidak wajib berpuasa).  Syarat sah puasa adalah 1) Islam, 2) Mumayyiz (dapat embedakan yang baik dan buruk, dan 3) Suci dari haid dan nifas (keduanya wajib mengkodho, selama hari yang ditinggalkannya). Sedangkan Rukun puasa adalah 1) Niat (diucapkan pada malam harinya), 2) Menahan diri dari yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari

Berikut ini beberapa hal yang membatalkan puasa, yakni Makan dan minum dengan sengaja, Muntah dengan sengaja, Melakukan hubungan suami istri pada siang hari (larangan ini harus digantinya dengan membayar kifarat yaitu berpuasa selam dua bulan berturut-turut), Haid/nifas, dan Gila

Sedangkan Orang yang boleh berbuka puasa Ramadhan adalah 1) Orang yang sakit dan punya harapan untuk sembuh, 2) Orang yang bepergian jauh, 3) Orang yang lemah atau lanjut usia termasuk penyakit menahun, 4) Orang yang hamil atau menyussui, dengan ketentuan:Takut akan menjadi mudharat bagi atas anaknya, baik tajut keguguran maupun takut kekurangan air susunya, maka baginya diwajibkan mengqodho dan membayar fidyah. Kalau Takut akan menjadi mudharat baginya dan anaknya, maka wajib mengqodha saja.

Berikut ini Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2017 atau 1438 H untuk Seluruh Kota di Indonesia 

Sekalian belajar Excel berikut Admin sharrekan  jadwal Imsak atau Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2017 1438H  bebera kota di Indonesia dan dunia dalam format Excel.  (Ganti MARKAS dengan Nama Kota Tempat tinggal Anda dengan cara pilih dengan mengklik Tanda Segi Tiga atau Tanda Panah Ke bawah)




Demikian sharre tentang  jadwal Imsak atau Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2017 1438H format Excel. Mudah-mudahan bermanfaat. Amiin.




= Baca Juga =



Blog, Updated at: 2:09 AM

0 comments:

Post a Comment

--------------------------------

-----------------------------------

-----------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

Statistik Pengunjung

-----------------------------

Followers

CB