thumbnail

NORMA DAN KEBIASAAN ANTAR DAERAH DI INDONESIA

Posted by Komunitas Guru PKn on Wednesday, August 27, 2014

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari aturan-aturan hidup yang berlaku. Aturan-aturan tersebut yang sering disebut norma. Dengan demikian norma adalah kaidah atau aturan yang disepakati dan memberi pedoman bagi perilaku para anggotanya dalam mewujudkan sesuatu yang dianggap baik dan diinginkan. Singkatnya, norma adalah kaidah atau pedoman bertingkahlaku berisi perintah, anjuran dan larangan.
Blog, Updated at: 10:47 AM
thumbnail

HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA NEGARA SESUAI DENGAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945



Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) sebelum perubahan terdapat enam lembaga tinggi/tertinggi negara, yaitu MPR sebagai lembaga tertinggi negara; serta DPR, Presiden, MA, BPK, dan DPA sebagai lembaga tinggi negara. Namun setelah mengalami perubahan UUD 1945 (Amandemen) dinyatakan bahwa lembaga negara teridri atas MPR, DPR, DPD, Presiden, BPK, MA, MK, dan KY tanpa mengenal istilah lembaga tinggi atau tertinggi negara.
Blog, Updated at: 10:13 AM
thumbnail

PROSES PEMBUATAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA

Posted by Komunitas Guru PKn on Sunday, August 24, 2014



A) Proses Pembentukan Undang-Undang
Undang-undang adalah peraturan perundangan, yang dalam pembentukannya Presiden harus mendapat persetujuan DPR. Ketentuan tersebut diatur dalam UUD 1945 Pasal5 Ayat 1 "Presiden berhak mengajukan Rancangan Undang-Undang kepada DPR", Pasal20 Ayat 1 "DPR memegang kekuasaan membentuk UU" dan Pasal 20 Ayat 2 "Setiap RUU dibahas oleh DPR dan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama" .

Blog, Updated at: 9:32 AM
thumbnail

ARTI PENTING PERSATUAN DAN KESATUAN INDONESIA

Berdasarkan istilah persatuan dan kesatuan sendiri berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah. Persatuan dapat diartikan sebagai perkumpulan dari berbagai komponen yang membentuk menjadi satu. Sedangkan Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. Sehingga kesatuan erat hubungannya dengan keutuhan. Dengan demikian  persatuan dan kesatuan mengandung arti bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.

Blog, Updated at: 9:23 AM
thumbnail

PENGERTIAN DAN MAKNA BHINNEKA TUNGGAL IKA



Berdasarkan Wikipedia Bahasa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Jika diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kataika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.
Blog, Updated at: 9:09 AM
thumbnail

MAKNA TATA URUTAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA

Posted by Komunitas Guru PKn on Saturday, August 23, 2014


Sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945, maka dikenal ada beberapa produk hukum yang mengatur tentang hirarki/tata Urutan peraturan perundang-undangan secara khusus.

Blog, Updated at: 9:24 AM
thumbnail

LEMBAGA NEGARA SESUAI DENGAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945



Negara Indonesia menganut kedaulatan Rakyat. Bagaimana kedaulatan rakyat dilaksanakan? Karena rakyat sebagai pemegang kedaulatan, bukan berarti rakyat melaksanakannya dengan sekehendaknya sendiri, tetapi harus sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Hal ini sesuai dengan bunyi Pasal 1 ayat (2) UUD 1945, bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-undang Dasar”
Blog, Updated at: 7:53 AM
thumbnail

UNSUR-UNSUR NEGARA

Posted by Komunitas Guru PKn on Friday, August 22, 2014



Untuk dapat dikatakan ada suatu negara, maka haruslah dipenuhi unsur-unsur antara lain wilayah, penduduk, dan pemerintah. Berikut penjelasan masing-masing unsur tersebut:
Blog, Updated at: 9:15 AM
thumbnail

TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA

Setiap negara pasti mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Tujuan ini menunjuk ke mana negara ini mau dibawa dan bagaimanakah kehidupan rakyatnya diatur untuk mencapai tujuan ini. Untuk itulah pembahasan tujuan negara menjadi penting dilakukan terkait dengan fungsi negara yang amat penting pula untuk dipelajari, karena sebagaimana dikemukakan oleh F. Isjwara (1999: 162) bahwa tujuan tanpa fungsi adalah steril dan fungsi tanpa tujuan adalah mustahil. Tujuan menunjuk pada ide-ide, cita-cita, sedangkan fungsi menunjuk pada pelaksanaan dari cita-cita dalam kenyataan. 
Blog, Updated at: 9:13 AM
thumbnail

TERJADINYA NEGARA

Mengenai terjadinya negara ini banyak para sarjana memberikan pendapat yang beragam. Terjadinya negara berhubungan dengan asal usul negara itu dibentuk, didirikan, dan dijalankan. Oleh karena beragamnya pendapat dari para sarjana tentang terjadinya negara atau asal usul negara, maka menimbulkan berbagai teori tentang terjadinya negara, antara lain: teori ketuhanan, teori perjanjian, teori kekuasaan, teori alamiah, dan sebagainya. Penjelasan singkat masing-masing tersebut adalah sebagai berikut:
Blog, Updated at: 9:09 AM
thumbnail

PENGERTIAN BANGSA DAN NEGARA

         
 Ada yang menyamakan antara pengertian rakyat dengan bangsa. Rakyat atau dalam bahasa Inggris disebut people dan bangsa disebut nation sebenarnya tidaklah sama persis artinya, meskipun di antara keduanya ada persamaan yang fundamental. Bangsa senantiasa adalah rakyat, namun suatu rakyat tidaklah selalu merupakan bangsa (nation). Untuk menjadi suatu bangsa, menurut Kohn (F. Isjwara, 1999: 128) maka rakyat harus memiliki essensi psychis yakni a living and active corporate will (kehendak untuk aktif tinggal atau hidup bersama-sama), dan menurut Hertz (F. Isjwara, 1999: 128), bangsa memiliki "kesadaran nasional" sedangkan rakyat tidak. Bila ditinjau dari faktor objektif, agama, ras, kebudayaan, bahasa, asal keturunan sering dianggap sebagai inti atau hakikat bangsa.
Blog, Updated at: 9:03 AM
thumbnail

ARTI PENTING UUD 1945 BAGI BANGSA DAN NEGARA INDONESIA

Posted by Komunitas Guru PKn on Thursday, August 21, 2014

UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis dan sumber tertib hukum yang tertinggi dalam negara Indonesia yang memuat tentang:
      a.   hak-hak asasi manusia;
      b.   hak dan kewajiban warga negara;
    c.   pelaksanaan dan penegakkan kedaulatan negara serta pembagian kekuasaan negara;
   d.   wilayah  negara dan pembagian daerah; kewarga-negaraan dan kependudukan; keuangan negara.

Blog, Updated at: 12:56 PM
thumbnail

MAKNA PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

Ditinjau dari asal-usulnya, kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sanskerta  yang mengandung dua suku kata, yaitu  panca  dan  syila . Panca berarti lima dan syila dengan huruf i yang dibaca pendek mempu-nyai arti 5atu sendi, dasar, alas atau asas. Sedangkan syila dengan peng-ucapan i panjang (syi:la) berarti peraturan tingkah laku yang baik, utama atau yang penting. Dengan demikian Pancasila dapat diartikan berbatu sendi lima, atau lima tingkah laku utama, atau pelaksanaan lima kesusilaan Pancasyila Krama).
Blog, Updated at: 11:52 AM
thumbnail

SIKAP DAN KOMITMEN MEMPERTAHANKAN PEMBUKAAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 (UUD 1945)

Posted by Komunitas Guru PKn on Wednesday, August 13, 2014

Sikap dan Komitmen Mempertahankan Pembukaan UUD NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945  dapat kita lihat dari proses perubahan UUD 1945 yang melahirkan kesepakatan dasar dalam perubahan tersebut. Jika tidak ada kesepakatan dasar yang disepakati sebelumnya, perubahan tidak memiliki ketentuan yang jelas. Perubahan UUD 1945 muncul dari adanya tuntutan reformasi yang salah satu diantaranya menginginkan adanya perubahan UUD.
Blog, Updated at: 11:30 AM
thumbnail

INILAH BUTIR-BUTIR P4 SEBAGAI CONTOH IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MELALUI

Butir-butir P4 sesungguhnya merupakan contoh minimal implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, isi butir butir butir P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk dijadikan contoh dalam pengamalan atau implementasi nilai-nilai Pancasila. Sebagai contoh minimal tentu setiap siswa, guru, maupun seluruh warga Negara Indonesia dimungkinkan untuk mengembangkan contoh lain yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai dasar Pancasila itu sendiri.
Blog, Updated at: 10:36 AM
thumbnail

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA

Posted by Komunitas Guru PKn on Monday, August 11, 2014

Dasar artinya landasan atau fundasi. Jika kita melihat orang membuat bangunan rumah yang pertama dibuat adalah fundasi. Fundasi itu berasal dari batu kali, besi cakar ayam dan adukan semen dengan pasir. Tujuannya agar kuat dan kokoh sehingga dapat menahan bangunan yang berada di atasnya. Dasar negara adalah suatu fundasi  yang terdiri dari unsur yang kuat dan kokoh untuk mendirikan suatu negara sehingga negara nantinya tidak runtuh dan bubar. Bagi kita dasar negara  kita adalah Pancasila yang telah terbukti mampu menjaga dan menahan negara kita tidak runtuh dan bubar.
Blog, Updated at: 9:22 AM
thumbnail

RPP PPKN SMP KELAS 8 KURIKULUM 2013 TOPIK/TEMA MENJELAJAH MASYARAKAT INDONESIA

Posted by Komunitas Guru PKn on Saturday, August 2, 2014

SATUAN PENDIDIKAN       : SMPN 3 SAKETI
MATA PELA­JARAN              : PPKn         
KELAS / SEMESTER           : VIII/1
JUMLAH PERTEMUAN       : 4 Pertemuan (@120 Menit)
TOPIK/TEMA                          : MENJELAJAH MASYARAKAT INDONESIA

Blog, Updated at: 6:18 AM
thumbnail

RPP PPKN SMP KELAS 8 KURIKULUM 2013 TEMA DISIPLIN ITU INDAH

Posted by Komunitas Guru PKn on Friday, August 1, 2014



SATUAN PENDIDIKAN                   : SMPN 3 SAKETI
MATA PELA­JARAN                          : PPKn         
KELAS / SEMESTER                       : VIII/1
JUMLAH PERTEMUAN                   : 4 Pertemuan (@120 Menit)
TOPIK/TEMA                                      : DISIPLIN ITU INDAH

Blog, Updated at: 10:08 AM

--------------------------------

-----------------------------------

-----------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

--------------------------------

Statistik Pengunjung

-----------------------------

Followers

CB